Kwarran Tambak Siap Gelar Peran Saka 2026 Guna Bangkitkan Satuan Karya

Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Tambak secara resmi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada Selasa (2/6/2026) di Ruang Rapat Lantai 2 Kecamatan Tambak guna mengambil langkah strategis merevitalisasi Satuan Karya (SAKA) melalui perhelatan Peran Saka 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur penting Gerakan Pramuka Kwarran Tambak, di antaranya perwakilan Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Bapak Edi Suparyono, Kak Drs. Wahyu Satoto Indar selaku Ketua Kwarran Tambak beserta jajaran Waka, serta para Pamong SAKA dari instansi terkait seperti PLKB dan Puskesmas 1-2 Tambak termasuk dari Forkompimkec Tambak. Kegiatan ini dibuka dengan doa bersama dan penekanan bahwa rapat ini adalah langkah strategis untuk merevitalisasi Satuan Karya (SAKA) di wilayah Kwarran Tambak. Langkah ini dipicu oleh kondisi pembinaan SAKA di wilayah Tambak yang kian memprihatinkan, di mana dari sekitar 19 SAKA yang aktif di tingkat Kabupaten Banyumas, saat ini tercatat hanya kurang lebih dua SAKA yang masih aktif berkegiatan di Kwarran Tambak.

Menanggapi lesunya partisipasi tersebut, Ketua Kwarran Tambak menyoroti dampaknya terhadap minimnya pencapaian prestasi peserta didik. Tercatat, jumlah Pramuka Garuda Penegak di Tambak saat ini hanya berkisar lima orang, sementara pencapaian Penegak Laksana juga masih rendah, padahal keaktifan di SAKA merupakan salah satu syarat wajibnya. “Kondisi SAKA kita saat ini memang masih minim. Oleh karena itu, kami sangat berharap pergelaran Peran Saka 2026 ini mampu menjadi wadah pembinaan yang efektif untuk meningkatkan jumlah Pramuka Garuda dan Penegak Laksana di Kwarran Tambak. Kami mengajak semua pihak untuk bersinergi dan mendukung penuh kegiatan ini,” tegas Ketua Kwarran dalam sambutannya.

Sebagai ujung tombak penggerak kegiatan Penegak dan Pandega, Dewan Kerja Ranting (DKR) Tambak turut memegang peran manajerial dan teknis yang esensial dalam menyukseskan Peran Saka 2026 ini. Dalam rapat tersebut, jajaran DKR yang dihadiri langsung oleh Ketua DKR Tambak, Kak Bina Naji beserta anggota pengurus lainnya, diamanatkan untuk berfokus mendukung koordinasi teknis dan pelaksanaan kegiatan di lapangan. DKR juga akan bersinergi dengan Dewan Ambalan yang bertugas melakukan sosialisasi masif, pendataan yang akurat, hingga pendampingan peserta selama perkemahan, sehingga minat para pemuda untuk bergabung ke dalam SAKA dapat kembali bergelora. “Kegiatan ini juga mengambil peran bersama Dewan Saka dan Dewan Ambalan se-Kwarran Tambak agar lebih menyeluruh, terkhususkan mewujudkan kegiatan yang bersinergi. DKR juga berharap ini menjadi kegiatan bersama yang matang, dapat dijalankan dan menjadi tanggungjawab bersama-sama antar DKR, Dewan Saka dan Dewan Ambalan,” ujar kak Bina.

Dukungan kuat juga mengalir dari perwakilan Camat Tambak selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) yang hadir langsung memberikan arahan. Beliau memastikan bahwa pemerintah kecamatan siap memfasilitasi upaya revitalisasi ini demi membentuk karakter pemuda yang tangguh, disiplin, dan mandiri. “Kami memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Peran Saka 2026. Sangat penting bagi seluruh unsur Gerakan Pramuka dan pangkalan instansi untuk memperkuat sinergi agar kegiatan ini sukses,” tandas Ketua Mabiran.

Sebagai langkah eksekusi, Peran Saka 2026 dijadwalkan pelaksanaannya pada 17 hingga 18 Juni 2026. Diselenggarakan dengan sistem perkemahan blok dan diwajibkan bagi anggota Pramuka yang tengah menempuh Penegak Laksana dan Calon Pramuka Garuda. Rakor ini pun ditutup dengan kesepakatan tegas untuk segera membentuk struktur pembina SAKA yang aktif, serta menerbitkan surat kesiapan partisipasi resmi yang akan ditandatangani langsung oleh Mabiran sebagai komitmen nyata menyukseskan revitalisasi Gerakan Pramuka di Tambak.

#dkrtambak #kwarrantambak #peransaka #peransakakwarrantambak #satuankarya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *